“Ini adalah momen yang sangat penting bagaimana kita mewakili kerukunan beragama di Provinsi Banten. Pertama, ini kita mengapresiasi Pak Menteri Agama, bulan ini adalah bulan toleransi,” kata Gugum.
Melalui kegiatan ini juga perayaan Natal yang akan dilakukan sebentar lagi bisa berjalan dengan lancar dan penuh toleransi. Masyarakat bisa merayakan Natal di setiap daerah tanpa merasa mengurangi kegiatan apapun.
“Oleh karena itu mari bersama-sama kita menujukkan aksi toleransi di kerukunan di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.
Sementara, Ketua Yayasan Shekinah Glory, Steven Eko Purwanto menambahkan, melalui kegiatan yang digelar para pemuka agama, pendakwah, pemberita Injil dan sebagainya juga bisa menyatukan visi seperti apa disampaikan kementerian Agama.
“Dengan begitu, keharmonisan, satu kesatuan, sesuatu yang damai, bisa muncul sehingga tidak menimbulkan keresahan dan hal-hal yang buruk di masyarakat,” tukasnya.
Steven katakan, dengan adanya bencana di pulau Sumatera, nantinya para pemuka agama juga akan menggalang dana untuk disalurkan ke warga di Sumatera Utara, di Aceh, dan di Sumatera Barat. Bahkan, pihaknya pun siap memfasilitasi kegiatan keagamaan lainnya di Yayasan Shekinah Glory bila nantinya diperlukan.
