Dalam mendukung mobilitas udara, TNI AD mengerahkan alutsista berupa 3 unit Heli Bell 412, 2 unit Heli Mi-17, dan 1 pesawat CASA, yang disebar untuk memperkuat operasi kemanusiaan melalui BKO Kodam IM, Kodam I/BB, dan BNPB.
Di lapangan, pengerahan personel dan materiel dilakukan sebagai berikut. Kodam IM (Aceh) mengerahkan 6.922 personel, serta berbagai materiel seperti 36 truk, 150 SPM, 9 fiber boat, 10 LCR, dan 2 heli (Mi-17 dan Bell 412). Kodam I/BB (Sumatera Utara) mengerahkan 7.529 personel, serta excavator, dump truck, NPS, kendaraan single cabin, 30 SPM, 7 LCR, dan 4 heli (Mi-17 dan Bell 412 di bawah kendali BNPB di Silangit, serta 1 CASA dan 1 Bell 412 di bawah kendali Kodam I/BB di Lanud Suwondo Medan). Sementara Kodam XX/TIB (Sumatera Barat) mengerahkan 5.731 personel dengan penguatan 39 truk/strada, 7 ambulans, 6 unit perahu/LCR, serta 1 heli Caracal TNI AU dan 1 heli Dauphin Basarnas.
Kadispenad menegaskan bahwa upaya ini merupakan pelaksanaan tugas TNI AD dalam operasi militer selain perang (OMSP), yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. “Kami bergerak cepat dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, Polri, serta seluruh unsur terkait. Prioritas kami adalah keselamatan warga dan percepatan pemulihan di seluruh wilayah terdampak,” tegasnya.
