Ia menegaskan bahwa langkah pertama yang menjadi fokus ialah penguatan event unggulan yang selama ini menjadi magnet utama kedatangan wisatawan ke Kota Semarang.

Berbagai kegiatan berskala kota hingga nasional seperti Festival Kota Lama, Festival Wayang Orang, Dugderan, dan Semarang Night Carnival terus diperkuat sebagai agenda rutin tahunan.
Pemerintah Kota Semarang menilai bahwa konsistensi penyelenggaraan event-event tersebut terbukti memberi kontribusi signifikan dalam meningkatkan antusiasme wisatawan, terutama dalam momen-momen puncak kunjungan.
Menurut Wali Kota Semarang, penyelenggaraan event bukan hanya bagian dari kalender hiburan, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat identitas pariwisata daerah.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif diperlukan agar destinasi wisata di Kota Semarang mampu bersaing secara regional maupun nasional.
Langkah kedua yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang adalah penataan dan perawatan kawasan wisata utama. Kawasan seperti Kota Lama, Simpang Lima, ruang publik, hingga wilayah revitalisasi Semarang Lama menjadi prioritas yang dibenahi secara berkelanjutan. Penataan diarahkan pada peningkatan kenyamanan, kebersihan, keamanan, serta kualitas pengalaman pengunjung yang datang ke Kota Semarang.
