“Destinasi wisata harus memberi kesan yang baik kepada wisatawan. Karena itu, penataan taman kota, pedestrian, hingga tata cahaya terus ditingkatkan. Dengan begitu, Kota Semarang semakin kompetitif sebagai kota tujuan wisata,” kata Wali Kota Semarang.
Ia menyampaikan bahwa jumlah wisatawan yang semakin meningkat setiap tahun harus diimbangi dengan perawatan fasilitas dan ruang publik.
Pemerintah Kota Semarang memastikan bahwa seluruh kawasan wisata dipersiapkan untuk menunjang mobilitas pengunjung, mulai dari aksesibilitas, estetika kawasan, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Strategi ketiga yang dilakukan ialah penguatan promosi digital.
Wali Kota Semarang menyebut bahwa Disbudpar memaksimalkan kanal media sosial resmi Pemerintah Kota Semarang, menggandeng konten kreator, komunitas anak muda, hingga memasifkan publikasi kalender event.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan informasi destinasi wisata Kota Semarang dapat tersebar cepat dan lebih luas ke berbagai segmen masyarakat, khususnya wisatawan muda.
