Kapal ADRI LII yang diawaki 83 personel TNI AD membawa sejumlah peralatan vital untuk Aceh, antara lain tiga set jembatan Bailey, satu unit truk alkap jembatan, satu kendaraan tangki BBM kapasitas 8.000 liter, dua buldozer, satu excavator, dan satu unit truk.
Selain itu, kapal ini juga mengangkut materiil Zeni untuk kebutuhan penanganan di Medan, meliputi dua set jembatan Bailey, empat truk tronton alkap jembatan, satu unit crane 25 ton, satu truk NPS, serta satu kendaraan double cabin Triton. Logistik untuk para pengungsi turut diberangkatkan, termasuk makanan, obat-obatan, pakaian, kasur, beras, dan air mineral.
Jembatan Bailey yang telah dikirim sebelumnya, saat ini sedang dalam tahap pemasangan oleh satuan Zeni TNI AD di beberapa titik yang jembatannya terputus. Kehadiran jembatan darurat tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik, evakuasi warga, serta akses layanan kesehatan.
Alat berat yang dibawa ADRI LII juga akan memperkuat upaya normalisasi jalan, pembersihan material longsor, serta perbaikan infrastruktur yang rusak di wilayah terdampak. Dengan kembali diberangkatkannya Kapal ADRI hari ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat, responsif, dan bersinergi bersama instansi terkait dalam membantu pemulihan di Aceh, Medan, dan Sumatera Barat. (Yudha Krastawan)
