Dalam Operasi Lilin kali ini, Polri membuat posko pengamanan, pelayanan dan terpadu. Pada tahun ini terdapat 44.436 objek pengamanan yang terdiri dari sejumlah gereja, pusat belanja, terminal, stasiun kereta api, pelabuhan, bandara, objek wisata dan objek perayaan Tahun Baru.
“Pospam yang biasanya kami bangun kami siapkan di lokasi-lokasi ibadah, tempat wisata untuk mengatur kegiatan-kegiatan yang ada di sekitar mulai dari patroli, kemudian kunjungan ke lokasi wisata, dan sebagainya,” ungkap Sigit.
Lalu, terdapat 763 pos pelayanan yang bisa digunakan sebagai tempat istirahat sementara bagi pengendara. Lokasinya ada di wilayah-wilayah arteri khususnya bagi para pengguna jalan yang melaksanakan mudik atau balik.
“Termasuk juga ada layanan kesehatan, kemudian kegiatan rekayasa dibutuhkan apabila memang terjadi peristiwa-peristiwa yang membutuhkan rekayasa. Paling penting ada 333 pos terpadu, ini adalah tempat pusat komando dan kendali operasi melibatkan seluruh stakeholder terkait,” tegas Jenderal Sigit.
