“Ketika pemerintah mengakhiri subsidi untuk ayam dan telur dan mengambangkan harganya, pemerintah memastikan harga tetap stabil, pasokan mencukupi, dan masyarakat tidak terdampak. Pemerintah Madani bertujuan untuk menargetkan subsidi dan mencapai penghematan sekitar RM15,5 miliar per tahun melalui mengambangkan harga ayam dan telur, serta penargetan subsidi listrik, solar, dan RON 95,” kata Anwar.
Ia menambahkan, penargetan subsidi yang komprehensif juga memastikan bahwa mayoritas warga negara terus menerima bantuan. Sekaligus memerangi kebocoran subsidi ke nonwarga negara dan penggunaan bisnis.
“Kita sudah menikmati Budi95 selama dua bulan. Dari tanggal 30 September hingga 30 November, 13,9 juta dari 16,55 juta penduduk Malaysia yang memenuhi syarat (84%) telah membeli 2,59 miliar liter bensin RON 95 dengan harga subsidi RM1,99 per liter (total RM5,16 miliar),” pungkasnya. (ahmad)
