IPOL.ID– Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) resmi menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada awal tahun 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi risiko bencana hidrometeorologi sekaligus upaya pemulihan ekosistem kawasan taman nasional.
Kepala Balai TNGR Yarman mengatakan, penutupan dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta menjamin keselamatan wisatawan yang melakukan aktivitas pendakian di tengah potensi cuaca ekstrem.
“Semua jalur pendakian menuju Gunung Rinjani Lombok di awal 2026 ditutup sementara untuk kelestarian lingkungan dan keselamatan para wisatawan,” ujar Yarman dalam keterangan tertulis di Mataram, Senin (22/12/2025).
Adapun jalur pendakian yang ditutup meliputi jalur Senaru, Torean, Sembalun, Timbanuh, Tetebatu, serta jalur pendidikan Aik Berik. Penutupan tersebut berlaku selama tiga bulan, terhitung mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026.
“Ada enam jalur pendakian yang ditutup sementara pada periode 1 Januari 2026 sampai 31 Maret 2026,” katanya.
