Seiring dengan kebijakan tersebut, Balai TNGR mengimbau masyarakat yang berencana mendaki Gunung Rinjani pada akhir tahun 2025 agar segera melakukan pemesanan tiket secara resmi.
“Check-in terakhir pendakian pada 31 Desember 2025 dan check-out terakhir pada 3 Januari 2026,” jelas Yarman.
Menurutnya, penutupan jalur pendakian merupakan langkah perlindungan bagi pengunjung sekaligus memberi waktu bagi kawasan Gunung Rinjani untuk beristirahat dan memulihkan kondisi alamnya, terutama saat peralihan musim hujan yang rawan cuaca ekstrem.
“Mari kita dukung bersama upaya konservasi ini, karena Rinjani bukan hanya untuk dikunjungi hari ini, tetapi dijaga untuk generasi esok hari,” ujarnya.
Selain menutup jalur pendakian, Balai TNGR juga menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pembersihan sampah serta perbaikan sarana pendakian guna meningkatkan kelestarian lingkungan di kawasan Gunung Rinjani.(Vinolla)
