Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan bertambah satu orang sehingga total menjadi 16 orang.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo mengatakan pengemudi bus itu merupakan sopir cadangan.
“Setelah kita cek ternyata driver kendaraan bus tersebut adalah driver cadangan. Kemudian kita melakukan olah TKP, kita melakukan penyidikan,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo, saat mendatangi RSUP Dr Kariadi.
Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan bus yang menewaskan 16 orang tersebut. Sopir bus akan dites urine untuk mengetahui apakah dalam pengaruh narkoba atau zat lainnya.
“Masih dilakukan penyelidikan, dugaan awal adalah kecelakaan tunggal. Nanti terhadap driver, sopirnya juga kita sedang kita tes untuk urine. Kita tes apakah yang bersangkutan menggunakan narkoba atau kandungan zat yang dilarang lainnya,” ujarnya. (bam)
