Dia menyatakan, pertemuan tersebut lebih tepat ditetapkan sebagai rapat koordinasi menyeluruh, yang melibatkan seluruh unsur kepengurusan di PBNU.
“Saya mengusulkan agar pertemuan hari ini ditetapkan sebagai rapat koordinasi, bukan pleno. Rapat ini diikuti seluruh unsur PBNU, mulai dari Mustasyar, A’wan, Tanfidziyah, Syuriyah, lembaga, hingga badan otonom,” sebutnya. (far)
