Sementara itu, dalam pernyataan perdananya, Divaldo mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali ke Jepara. Ia menyebut Persijap sebagai klub yang memiliki tempat spesial dalam perjalanan karirnya.
“Saya pernah berada di sini sebelumnya, dan saya tahu betul bagaimana besar dukungan suporter Persijap. Saya datang dengan semangat baru dan target membawa tim ini melangkah lebih baik,” katanya.
Kehadiran Divaldo Alves diharapkan mampu menjadi jembatan antara sejarah masa lalu klub dengan ambisi masa depan Persijap untuk kembali bersaing di papan atas kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, pada Super League 2025/26 ini, Divaldo Silva sempat tercatat sebagai pelatih kepala PSBS Biak. Namun rentetan hasil tak memuaskan hingga laga pekan ke-14 membuat manajemen PSBS memutuskan untuk berpisah dengan Divaldo Alves. (far)
