Salah satu kegiatan dilakukan yaitu pelatihan barista atau peracik kopi di Kelurahan Cilandak Barat, melibatkan perwakilan warga dari sejumlah RW.
Sebagai langkah deteksi dini, sepanjang 2025 BNNK telah melaksanakan tes urine terhadap ribuan orang.
Rinciannya, 363 orang dari instansi swasta, 2.546 orang dari instansi pemerintah, 2.554 orang dari instansi pendidikan, serta 53 orang dari masyarakat umum.
Pada tahun yang sama, BNN Kota Jakarta Selatan juga mencatatkan prestasi dengan hasil Survei IKOTAN kategori Sangat Tanggap dengan nilai A (3,30) serta Indeks Kemandirian Partisipasi (IKP) kategori Sangat Mandiri dengan nilai A (3,91).
Di bidang rehabilitasi, Klinik BNNK Jakarta Selatan melayani sebanyak 713 pasien rawat jalan sepanjang 2025.
Mayoritas pasien merupakan laki-laki dengan latar belakang pekerjaan sebagai karyawan swasta.
Jenis zat paling banyak disalahgunakan yaitu ganja, tembakau sintetis, dan amfetamin.
“Alhamdulliah klinik BNNK Jakarta Selatan meraih nilai A atau Optimal pada Survei Indeks Kapabilitas Rehabilitasi tahun 2025,” ujarnya.
