Kompetisi ini menawarkan total hadiah ratusan juta rupiah, perangkat bengkel profesional, hingga golden tiket masuk perguruan tinggi, dan sepenuhnya gratis (tanpa dipungut biaya) bagi seluruh sekolah dan peserta.
Komitmen Link and Match Pendidikan dan Industri
Ketua Tim Kerja Peserta Didik Direktorat SMK, Adrianus Patiung, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk memastikan lulusan SMK memiliki daya saing global.
“Ajang ini merupakan bukti konkret kolaborasi erat antara Direktorat SMK Kemendikdasmen dengan industri, dalam hal ini Tekiro. Kami tidak hanya ingin memberikan panggung bagi siswa untuk berkompetisi, tetapi lebih jauh lagi, kami ingin mengkalibrasi standar kompetensi siswa agar sesuai dengan kebutuhan industri terkini. Ini adalah sarana mengasah hard skill, memperkuat karakter, serta memperkokoh jembatan link and match antara SMK dengan dunia kerja,” ujar Adrianus.
Senada dengan hal tersebut, Oscar Sutjiadi, Presiden Direktur PT Altama Surya Anugerah sebagai pemegang merek Tekiro, menyatakan bahwa kompetisi ini adalah manifestasi dukungan industri terhadap Vokasi Indonesia di era 4.0.
