Ketua Dewan Juri Prof. Achmad Benny Mutiara mengungkap sejumlah temuan penting. Menurutnya, semakin banyak organisasi memiliki strategi digital yang baik, namun eksekusi masih beragam dan integrasi data belum sepenuhnya optimal. Adopsi AI dan analitik tumbuh pesat, tetapi tata kelola data dan etika AI masih perlu diperkuat. Tantangan terbesar justru terletak pada kapasitas SDM dan perubahan budaya kerja. Keamanan siber juga belum sepenuhnya menjadi prioritas utama di banyak organisasi.
Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan soal adopsi teknologi semata, tetapi bagaimana teknologi menghasilkan nilai nyata, baik efisiensi, layanan publik yang lebih berkualitas, maupun peningkatan daya saing bisnis. Dewan Juri berharap para pemenang tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain dalam menerapkan inovasi digital yang strategis, terukur, dan berkelanjutan.
Sebagai informasi acara ini dihadiri hampir 500 peserta dari korporasi, BUMN/BUMD, instansi pemerintah, hingga para pemimpin TI nasional.
