Meski meniadakan kembang api, Pramono tetap ingin warga Jakarta memiliki sarana untuk menikmati pergantian tahun. Sebagai alternatif yang lebih modern dan efisien, langit Jakarta akan dihiasi oleh atraksi drone.
”Saya segera memutuskan, kembang api menurut saya juga gak perlu ada. Jadi pakai drone saja cukup. Karena bagaimanapun Jakarta sebagai ibu kota negara kan akan dilihat negara-negara lain,” kata Pramono.
Guna mematangkan rencana ini, Pramono telah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan teknis pelaksanaan malam tahun baru dengan matang. Keputusan final mengenai detail rangkaian acara akan ditetapkan pada Senin (22/12) mendatang.
“Yang jelas saya tidak ingin kita menampakkan kemewahan berlebihan dan tidak punya empati dengan apa yang terjadi dengan saudara-saudara kita yang ada di Sumatra,” tandasnya. (far)
