Sanusi katakan, para balita mengalami keluhan kesehatan berupa demam dan panas badan setelah banjir melanda kawasan tersebut sejak Minggu dini hari.
“Sejauh ini sudah ada enam balita yang sakit, satu di antaranya masih dalam perawatan,” ujar Sanusi.
Menurutnya, banjir mulai terjadi sejak pukul 03.00 WIB dan sempat surut sebelum kembali naik beberapa jam kemudian.
Dalam satu pekan terakhir, wilayah Kebon Pala tercatat sudah dua kali dilanda banjir akibat tingginya intensitas hujan serta kiriman air dari wilayah Bogor, Jawa Barat.
“Pertama, banjir terjadi pada Senin (11/1/2026). Lalu pada Minggu (18/1) kemarin,” terangnya.
Lebib lanjut, Sanusi menyebutkan, hingga saat ini belum ada pendataan kesehatan dari pihak puskesmas terhadap warga yang terdampak, termasuk balita yang sakit.
“Kalau dari puskesmas belum ada pendataan. Yang turun baru dari unsur PPS dan Satpol PP,” tukas Sanusi. (Joesvicar Iqbal)
