“Mainnya sesuai rencana. Walaupun di gim kedua masih ada kesalahan sendiri, tapi di gim ketiga kita lebih berani karena sudah tahu bagaimana pola permainan di Indonesia Masters,” ujar Raymond.
Terkait adanya psywar sepanjang pertandingan, Joaquin menegaskan bahwa dirinya hanya berfokus memaksimalkan setiap peluang yang ada, terutama pada pertandingan penting seperti babak perempat final.
“Kalau saya sih memaksimalkan saja. Mungkin hanya di sini kita bisa maksimal, jadi ya saya mau memaksimalkan setiap peluang,” ungkapnya.
Penampilan Raymond/Joaquin juga mendapat pengakuan dari Fajar Alfian. Menurutnya, pasangan muda tersebut memiliki kecepatan dan kekuatan yang menjadi modal penting untuk berkembang ke depan.
“Mereka sangat luar biasa. Mereka mempunyai speed dan power yang baik,” kata Fajar.
Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri mengakui keunggulan Raymond/Joaquin yang tampil lebih bertenaga sepanjang pertandingan. Ia pun berharap pasangan muda tersebut dapat meraih hasil terbaik di turnamen ini.
