Effy menyampaikan bahwa LinkUMKM mendorong langkah pengembangan usahanya menjadi lebih strategis, lebih berani menetapkan target, serta lebih siap menangkap peluang kolaborasi dan pengembangan pasar. Seiring waktu, pesanan kian stabil dan brand awareness Kenes Lalita semakin meningkat.
“LinkUMKM membantu saya melihat usaha secara lebih terstruktur, tidak hanya dari sisi kreatif, tetapi juga dari sisi manajemen dan pengembangan bisnis. Pelatihan dan challenge yang saya ikuti mendorong saya untuk melakukan evaluasi brand, memperkuat storytelling produk, serta lebih percaya diri dalam memasarkan Kenes Lalita,” ungkapnya.
LinkUMKM adalah platform digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM untuk mendukung kenaikan kelas usaha secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan strategi berbasis data dan teknologi, LinkUMKM memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui fitur Self Assessment naik kelas yang memetakan posisi usaha sekaligus memberikan rekomendasi pelatihan yang relevan. LinkUMKM juga membuka akses pendampingan dan perluasan pasar melalui UMKM Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, dan kanal Media, didukung lebih dari 690 modul pelatihan daring dan luring serta jaringan Rumah BUMN untuk pembelajaran yang aplikatif bagi kebutuhan usaha sehari-hari.
