“Mereka di rawat di Puskesmas Muncang dan Pengadang,” katanya.
Dari puluhan korban, di Puskesmas Muncang 12 orang rawat jalan 2 orang rawat inap. Sedangkan di Puskesmas Pengadang 24 orang jalan semua atau tidak ada yang rawat inap.
“Tidak ada korban jiwa, korban mengalami gejala mual, pusing, perut melilit,” katanya.
Tim Satgas MBG Kabupaten Lombok Tengah Lalu Setiawan mengatakan pihaknya bersama koordinasi wilayah program MBG dan dari Dinas Kesehatan telah turun melakukan penanganan terhadap para korban keracunan program MBG tersebut.
“Sampel makanan telah diambil untuk dilakukan uji laboratorium. Korban telah pulang, hanya dua orang yang dirawat inap,” katanya. (tim)
