IPOL.ID – Observatorium meteorologi Universitas Negeri Moskow Lomonosov telah mencatat volume curah hujan yang luar biasa pada bulan Januari, tingkat tertinggi yang tercatat selama 203 tahun terakhir.
“Januari akan segera berakhir sebagai bulan terbanyak salju di Moskow dalam 203 tahun terakhir. Bulan pertama tahun 2026 terbukti dingin dan sangat bersalju bagi ibu kota. Hujan salju yang lebat disebabkan oleh siklon yang dalam dan luas dengan front cuaca tajam yang melewati Wilayah Moskow,” kata siaran pers Universitas Negeri Moskow Lomonosov, mengutip TASS, (Jumat 30/1/2026).
Menurut data dari Observatorium Meteorologi MSU per tanggal 29 Januari, suhu udara di ibu kota 1,5 derajat di bawah normal iklim, yang berada di angka minus 6,2 derajat Celcius untuk bulan Januari.
Mikhail Lokoshchenko, kepala Observatorium Meteorologi MSU dan peneliti terkemuka di Fakultas Geografi universitas tersebut, mengatakan bahwa observatorium telah mencatat hampir 92 mm curah hujan sepanjang bulan ini, rekor tertinggi untuk seluruh periode pengamatan selama 203 tahun.
