IPOL.ID – Situasional Dampak cuaca ekstrem yang disertai banjir masih mengganggu operasional perjalanan kereta api. Kondisi tersebut membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah antisipatif dengan membatalkan 16 perjalanan KA pada Selasa dan Rabu (20–21/1/2026).
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian perusahaan demi memastikan keselamatan perjalanan. Meski proses pemulihan operasional terus menunjukkan perkembangan positif, KAI tetap menempatkan faktor keselamatan sebagai pertimbangan utama.
“Pemulihan operasional terus berjalan dan keterlambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pembatalan terbatas masih dilakukan sebagai penguatan aspek keselamatan,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2026).
Anne menambahkan, KAI saat ini mengerahkan ratusan personel prasarana dan operasional yang bekerja selama 24 jam dalam tiga shift untuk menangani titik-titik lintasan terdampak. Upaya tersebut meliputi pemeriksaan menyeluruh kondisi rel, penguatan struktur jalur, pengangkatan serta perapihan track, hingga penyempurnaan sistem drainase.
