“Dari pagi, durasi sekitar jam 08.00 WIB atau jam 09.00 WIB-an lah tadi ya. Tapi ini sudah mendingan nih, sudah mulai surut. Ya mudah-mudahan Kali Baru-nya secepatnya surut. Kalau air di Kali Baru-nya sudah turun di bawah baru kami pompa,” ujar Amirudin didampingi Satpel Sumber Daya Air Kecamatan Kramat Jati, Mulyadi.
Untuk mengurangi debit air nantinya, pihaknya bakal berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.
“Itu juga kita lagi koordinasi sama Pemadam (Damkar), dibantu sama pompa. Tapi kan percuma kita pompa kalau di sananya (kali) masih penuh. Ya kan gitu ya. Nunggu di sana surut sedikit, baru kita pompa keluar ke Kali Baru-nya. Itu permasalahannya”.
Namun demikian, dia belum melamukan pendataan terkait warga terdampak ada atau tidak.
“Warga saya tidak tahu persis ya, karena saya dari Kelurahan Kramat Jati. Infonya sih RT 1 RW 15 Kelurahan Cililitan (terdampak),” tukasnya.
Dikatakan Amirudin, untuk mengatasinya pihaknya bersama tim Sumber Daya Air (SDA) sementara mencoba dengan pompa Alkon untuk mengurangi debit air yang ada di jalan agar akses lalu lintas lebih lancar.
