Faza/Aisyah yang sekarang menduduki peringkat 22 dunia memang sudah waktunya mencicipi turnamen dengan level yang lebih tinggi setelah prestasi mereka di tahun 2025 cukup baik. Faza/Aisyah mencatat empat kali juara Super 100 (Indonesia, Vietnam, Guwahati dan Odisha) serta menjadi semifinalis di Syed Modi Super 300.
“Sebenarnya hasil itu dilihat setengah tahun terakhir saja yang bagus ya. Karena di awal tahun 2025, kami sempat dicoba di 300, di 500 tapi hasilnya kurang bagus kan. Itu juga sempat mengurangi kepercayaan diri,” sahut Faza.
“Kami stop pertandingan tiga bulan buat persiapan lalu disuruh turun level. Dari turnamen Super 100 itu kami coba buat membangun kepercayaan diri lagi. Alhamdulillah dapat beberapa gelar dan cukup berpengaruh positif pada keyakinan kami,” lanjut Faza.
Di kesempatan pertama merasakan turnamen Super 1000, Faza/Aisyah bertekad memberikan yang terbaik. Harapan mereka bisa membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan-unggulan.
“Kami ingin membuat kejutan di sini dengan mengalahkan unggulan-unggulan. Tapi yang terpenting adalah bagaimana mengeluarkan permainan yang baik dan bagus,” ujar Faza.
