Serah terima alat tersebut disambut baik oleh Ketua Umum PBSI Fadil Imran. Dirinya menyampaikan PBSI akan mengoptimalkan alat-alat tersebut untuk jangka panjang.
“Kemenpora memberi bantuan senilai Rp7,96 miliar untuk alat-alat gym seperti dumbell, sepeda, dan alat-alat olahraga penunjang lainnya. Kemenpora memberi bantuan senilai Rp2,4 miliar catapult dan cardio untuk memungkinkan pemantauan atlet berbasis data sport sciences,” ujar Fadil.
“Ini untuk pembinaan jangka panjang bagi atlet. Kami ingin melakukan pendekatan sport sciences, seluruh alat bantuan ini akan kami kelola sesuai dengan keperluan yang berlaku. Setiap dukungan yang diberi negara benar-benar untuk kualitas dan daya saing Indonesia,” tegasnya.
“Kami memandang PBSI sebagai fondasi penting yaitu tradisi dan prestasi bulu tangkis Indonesia yang mampu berprestasi secara keberlanjutan termasuk Olimpiade Los Angeles 2028,” kata Fadil. (bam)
