IPOL.ID-Kecelakaan maut terjadi ketika Kereta Api Sribilah Utama menabrak mobil minibus di perlintasan tanpa plang kilometer 83+300, tepatnya pada petak jalan antara Stasiun Laut Tador – Stasiun Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut).
Peristiwa tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan satu orang lainnya kritis.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/1) pukul 18.24 WIB.
Saat itu KA Sribilah Utama relasi Stasiun Rantau Prapat – Stasiun Medan tengah melintas sesuai jadwal. Masinis KA sudah membunyikan suling lokomotif berulang kali sebagai peringatan.
“Namun minibus tiba-tiba melintas di lokasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu tanpa sempat berhenti. Diduga supir tidak sempat menengok ke kanan dan kiri, sehingga insiden tidak terhindarkan,” ujarnya, Kamis (22/1).
Akibat kejadian tersebut membuat lokomotif dari KA Sribilah Utama mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.
KAI kemudian mengirimkan lokomotif penolong dari Stasiun Tebingtinggi. Sedangkan masinis, para kru yang bertugas termasuk para penumpang KA Sribilah Utama selamat dan tidak mengalami luka-luka.
