“Oleh karena itu, TNI dituntut untuk terus mengembangkan kapasitas dan kemampuan agar mampu beradaptasi dengan perubahan situasi serta perkembangan teknologi pertahanan,” imbuh Panglima TNI.
Panglima TNI berharap para perwira remaja yang baru dilantik mampu menjadi generasi perwira yang profesional, berkarakter, dan adaptif, serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat dan memperkokoh TNI sesuai visi TNI PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif).
Sebagai informasi, perwira remaja yang dilantik merupakan lulusan dari sejumlah lembaga pendidikan strategis nasional, yakni Universitas Pertahanan (Unhan), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, yang selama pendidikan telah dibekali kompetensi sesuai kebutuhan organisasi TNI.
Adapun komposisi perwira yang dilantik terdiri dari Matra Darat sebanyak 125 orang (77 putra dan 48 putri), Matra Laut 73 orang (50 putra dan 23 putri), serta Matra Udara 62 orang (45 putra dan 17 putri). (Yudha Krastawan)
