Achmad menambahkan, Pemkot Tangerang menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang timbul selama rekayasa lalu lintas berlangsung. Masyarakat diimbau mematuhi arahan petugas dan mengikuti rambu yang telah dipasang.
“Kami berharap dukungan masyarakat agar kegiatan ini berjalan lancar. Ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Kota Tangerang sebagai lokasi produksi film internasional,” ujarnya.
Produksi film TYGO sendiri menjadi perhatian publik karena melibatkan aktor dan musisi papan atas Korea Selatan, sekaligus menandai kepercayaan industri film global terhadap Indonesia sebagai lokasi syuting berskala internasional.(Vinolla)
