Sebagian warga terdampak, sambung Tito lagi memilih untuk tinggal sementara bersama keluarga atau kerabat terdekat. Pilihan tersebut juga telah dicatat dalam laporan resmi pemerintah.
“Jadi kami laporkan bahwa tidak semua yang masyarakat terdampak itu mau tinggal di Huntara.Ada juga yang memilih mereka tinggal dengan keluarganya, tercatat di kami ada 11.414 orang, tutupnya.(Sofian)

