“Atas izin Bapak Presiden, ada undangan yang sangat terhormat yang diberikan kepada kita sebagai keynote speech di dalam seminar internasional tentang ekoteologi,” ujar Menag.
Menag menjelaskan bahwa perhatian dunia terhadap konsep ekoteologi Indonesia terus menguat. Isu ini sebelumnya juga mengemuka dalam forum lintas agama di Vatikan dan mendapat respons positif dari para pemimpin keagamaan internasional. “Dianggap paling representatif untuk bicara ekoteologi saat ini adalah Indonesia,” kata Menag.
Menag berharap, kunjungan ini dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pendidikan Islam global sekaligus memperluas jangkauan diplomasi pendidikan dan keagamaan Indonesia di tingkat internasional. (ahmad)
