Tim gabungan BNN RI melakukan RPE di lokasi perumahan dan mengamankan 3 orang pelaku, yaitu ZD (Pelaku Utama sebagai Koki Produksi), FH (tester hasil produksi), dan Fir (kurir).
Barang bukti yang disita antara lain, 153 gram MDMB-4en-Pinaca, 808,9 gram MDMB-4en-Pinaca dalam bentuk padatan, dan MDMB Inaca (sisa residu). Selain itu, tim juga menyita berbagai bahan kimia dan alat laboratorium yang digunakan untuk produksi narkotika.
“Dari hasil interogasi, pelaku mengaku bahwa bahan-bahan utama prekursor narkotika, bahan kimia, dan alat lab dibeli melalui online. Kasus ini akan dikembangkan dan diproses secara hukum di kantor BNN RI”.
Para pelaku dijerat dengan pasal 610 Ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau pidana denda paling banyak kategori V (Rp 500.000.000).
“Dari pengungkapan kasus ini BNN berhasil menyelamatkan sekitar 8.000 jiwa anak bangsa”. (Joesvicar Iqbal)
