“Sudah kebiasaan! Kadang jeruk busuk, kadang salak busuk. Ini anggur makanan hewan! Kalau memang enggak bisa bekerja, ganti pekerja. Jangan kasih makanan busuk ke anak-anak,” tegasnya.
Tak hanya itu, Ida juga menyatakan akan membawa persoalan ini hingga ke tingkat pusat. Ia mengancam akan melaporkan kejadian tersebut kepada Paspampres dan Presiden Prabowo Subianto, mengingat anggaran MBG bersumber dari pemerintah pusat.
“Dana ini dari pemerintah, dari Bapak Presiden Prabowo. Ini saya lanjutkan sampai ke beliau,” ucapnya.
Dalam video tersebut, Ida juga menyinggung soal dapur MBG yang sempat tidak beroperasi selama tiga minggu dengan alasan anggaran belum turun dari pemerintah pusat. Ia meminta kejelasan dan pertanggungjawaban atas hal tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya dugaan keracunan massal di SDN 3 Sinar Sari. Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengatakan sebanyak 11 siswa mengalami gejala keracunan.
“Polres Lampung Utara menerima laporan dugaan keracunan yang dialami siswa-siswi SDN 3 Sindang Sari. Total ada 11 siswa yang mengalami gejala tersebut,” ujar Yuni, Senin (12/1/2026).
