Ia menegaskan, aksi mogok ini bukan semata-mata untuk menekan pemerintah, melainkan sebagai upaya menjaga keberlangsungan pedagang daging yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM.
“Ini langkah organisasi untuk menjaga eksistensi pedagang dan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. Kami ingin solusi nyata, bukan sekadar janji,” katanya.
APDI pun mendesak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) turun tangan langsung. Pemerintah diharapkan segera mengambil kebijakan konkret agar harga sapi hidup bisa ditekan dan rantai distribusi daging kembali seimbang.
“Kami berharap pemerintah benar-benar hadir untuk menstabilkan harga, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan keberlangsungan UMKM di sektor pangan,” tutup Wahyu.
Aksi mogok ini diperkirakan berdampak pada pasokan daging sapi di sejumlah pasar tradisional Jabodetabek selama tiga hari ke depan.(Vinolla)
