Lebih lanjut, Wagub Rano mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai potensi peningkatan kasus DBD seiring memasuki musim hujan. Ia menilai, periode pergantian musim kerap menjadi momen rawan munculnya kasus DBD di sejumlah wilayah.
“Karena Jakarta masih berada di posisi yang cukup tinggi, ini harus kita tangani bersama,” ujarnya.
Wagub Rano menekankan pentingnya penguatan langkah pencegahan melalui gerakan 3M di tingkat masyarakat, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang atau memusnahkan barang bekas yang berpotensi menampung air. Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah dan warga agar tidak lengah karena kelalaian kecil dapat menjadi penyebab munculnya sarang nyamuk.
“Karena itu, peran petugas juru pemantau jentik (Jumantik) di lingkungan warga terus dioptimalkan. Tim Jumantik menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan pencegahan penyebaran DBD di permukiman,” tandasnya.(sofian)

