“Kalau hujan deras berlangsung lama, air cepat naik. Ketinggiannya hampir satu meter. Warga pasti cemas karena ini bukan pertama kali terjadi,” kata Ahmad Nur kepada awak media di kediamannya di Jalan Tipar Cakung, Kampung Baru Cakung, Senin (26/1/2026) malam.
Dia menambahkan, banjir juga berisiko merusak peralatan rumah tangga, khususnya barang elektronik seperti televisi dan lemari es. Menurutnya, persoalan banjir di Cakung Barat telah menjadi masalah tahunan yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.
Atas kondisi tersebut, mewakili warganya, Ahmad Nur sangat berharap agar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur segera merealisasikan pembangunan embung sebagai solusi pengendalian banjir.
Warga menilai embung menjadi salah satu langkah penting untuk menampung debit air saat hujan dengan intensitas tinggi.
Informasi yang dihimpun, rencana pembangunan embung di wilayah Cakung Barat saat ini masih dalam tahap pembahasan anggaran di DPRD DKI Jakarta. Pembahasan tersebut dilakukan oleh Komisi D DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029 yang membidangi pembangunan, mencakup infrastruktur, tata kota, lingkungan hidup, dan perumahan.
