Hanif pun bertekad untuk berjuang agar segera pulih. “Qodarullah, saya harus absen karena cedera yang memaksa saya untuk naik ke meja operasi kembali. Ini adalah musim yang tidak mudah. Namun banyak pelajaran berharga, dan dukungan dari kalian yang selalu membuat saya kuat,” katanya.
Krisis pemain Persija semakin diperparah dengan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Van Basty Sousa, selain cedera, juga dijatuhi hukuman larangan bertanding dua laga dan denda Rp75 juta akibat gestur tidak terpuji pada laga kontra Persib, 11 Januari lalu.
Rekannya, Bruno Tubarao, juga menerima sanksi tambahan berupa larangan bermain dua laga dan denda Rp10 juta karena pelanggaran serius menginjak kaki lawan.
Sementara itu, dua penggawa lainnya, Fabio Calonego dan Ryo Matsumura, masih harus merampungkan sanksi sisa yang mereka terima sejak laga melawan Semen Padang FC pada akhir Desember 2025.
Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, pelatih Mauricio Souza tetap menunjukkan ketenangan. Kehadiran sejumlah pemain baru yang telah bergabung bersama tim menjadi suntikan optimisme bagi Persija untuk terus melangkah dan menjawab tantangan di depan. (far)
