“Dalam pembahasan anggaran tidak ada judul khusus pembongkaran monorel dengan angka sebesar itu,” ujar wakil bendahara DPP PDIP itu.
Anggota DPRD tiga periode itu menjelaskan, pembongkaran tiang monorel merupakan bagian dari paket penataan Jalan Rasuna Said sisi timur, yang mencakup berbagai item pekerjaan dan dibahas secara global dalam anggaran.
“Pembahasannya tidak terpisah-pisah. Karena itemnya banyak, sempat tercampur dengan pembahasan jalan lingkungan dan pekerjaan lainnya,”bebernya.
Dalam rapat kerja terbaru, kata Yuke, Komisi D kembali menelusuri detail teknis dan anggaran kegiatan tersebut, termasuk panjang ruas jalan yang ditangani dan jenis pekerjaan yang dilakukan.
“Saya menilai proses ini menjadi evaluasi bersama agar pembahasan anggaran ke depan dilakukan lebih rinci, terutama ketika waktu pembahasan terbatas,” tutupnya.(Sofian)
