“Di balik setiap medali, ada proses panjang yang tidak selalu mudah. Ada jatuh, ragu, lelah, dan momen frustrasi. Namun dari semua itu, saya belajar untuk bertahan, percaya, dan terus melangkah satu hari demi satu hari. Proses inilah yang membentuk saya hingga bisa berdiri di titik ini,” terang Martina.
Diakui, kemenangannya di arena pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini bukan semata hasil perjuangannya sendiri. Melainkan juga buah dukungan serta doa tiada henti dari semua pihak yang ingin melihatnya mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pelatih atas kesabaran dan arahannya, federasi atas kepercayaan dan dukungannya, keluarga atas doa dan kekuatan yang tak pernah putus, serta tim dan teman-teman yang selalu berjalan bersama saya dalam suka dan duka. Tanpa kalian, perjalanan ini tidak akan sama,” ucap Martina yang mengawali karier triathlon-nya dari olahraga renang.
Meski telah mencatat sejarah SEA Games, Martina mengaku akan terus belajar untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya. Khususnya menghadapi ajang-ajang triathlon di masa yang akan datang, guna menjadikan lagu Indonesia Raya kembali berkumandang di podium.

