IPOL.ID- Setahun sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dengan menyerap lebih dari 780 ribu tenaga kerja.
“Sebanyak 780 ribu lebih tenaga kerja telah terserap dan aktif dalam operasional dapur, dari persiapan bahan baku hingga distribusi makanan,” kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Dadan menjelaskan, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak hanya meningkatkan kapasitas layanan dapur, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta membangun keterampilan kerja di sektor pangan.
“Pelayanan SPPG yang dimulai pada 6 Januari 2025 awalnya hanya sebanyak 190 SPPG. Hingga awal Januari 2026, sebanyak 19.188 SPPG telah beroperasi dan menjangkau 38 provinsi,” ujar dia.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini sebanyak 55,1 juta penerima manfaat telah memperoleh layanan MBG untuk mendukung pemenuhan gizi yang lebih baik.

