”Anak-anak harus tetap membumi. Di putaran kedua nanti, setiap tim pasti sudah membaca gaya permainan kami. Kami fokus pada stabilitas receive dan pertahanan. Melatih tim putri butuh pendekatan hati, dan sejauh ini chemistry tim sangat solid,” kata Pedro yang dikenal sangat ekspresif di pinggir lapangan tersebut.
Senada dengan sang pelatih, kaptentim Gresik Phonska Plus, Medi Yoku, menegaskan kesiapannya untuk memberikan yang terbaik.
Medi Yoku pun berharap dukungan suporter Gresik menjadi “pemain ketujuh” di lapangan.
”Bermain di rumah sendiri selalu memberikan energi ekstra. Kami ingin menghapus bayang-bayang masa lalu dan membuktikan bahwa tahun ini adalah tahunnya Gresik. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh warga Gresik,” tukas Medi.
Ketua Panitia Pelaksana seri Gresik, Muhammad Zulizar Baihaqie, memastikan seluruh aspek teknis dan kenyamanan penonton telah dipersiapkan secara matang. Mengingat tingginya animo masyarakat Jawa Timur, sistem pengamanan dan penjualan tiket menjadi prioritas.
