“Untuk hari ini 413 personel, besok 414 personel masuk tahap kedua, kemudian tahap ketiga 179 personel. Dan yang sudah ada di lokasi namanya tim advance, sudah 132 personel, jadi totalnya 1.138 personel,” katanya.
Para Praja IPDN akan difokuskan membantu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah, terutama daerah yang aktivitas pemerintahan dan layanan publiknya terganggu akibat bencana.
Mereka juga dibekali peralatan pendukung seperti alat kebersihan dan perlengkapan pelindung diri untuk menunjang pekerjaan di lapangan.
“Mereka ini dibekali oleh alat-alat bersih juga, seperti cangkul, sekop, masker, jadi di sana mereka tidak nyusahin,” ucapnya.
Mereka direncanakan bertugas selama satu bulan, dengan kemungkinan perpanjangan jika diperlukan.
Selain itu, Kemendagri juga menurunkan sebanyak 100 ASN untuk mendampingi pemerintah daerah setempat. Pendampingan ini dilakukan karena sejumlah pejabat dan aparatur daerah turut terdampak bencana, sehingga kinerja pemerintahan tidak berjalan efektif.

