“Kita bantu dampingi oleh ASN Kemendagri. Lebih dari 100 jumlahnya untuk membantu mereka,” sebut Tito.
Pendampingan ASN tidak hanya difokuskan pada kantor pemerintahan, tetapi juga diarahkan untuk mengaktifkan kembali desa-desa terdampak. Saat ini, masih terdapat lebih dari 200 desa yang belum sepenuhnya beroperasi akibat bencana.
“Dukcapil, layanan publik lainnya harus bisa dihidupkan kembali,” tandasnya. (far)

