Pihak manajemen melalui Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito selaku rumah sakit pengampu, Eniarti, menambahkan bahwa keterjangkauan biaya menjadi misi utama dalam operasional rumah sakit ini.
“Saat ini kami juga sedang berupaya agar dapat melayani pasien BPJS Kesehatan, sehingga layanan ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Eniarti.
Ke depan, layanan BPJS Kesehatan akan didukung oleh teknologi medis mutakhir yang telah tersedia, seperti Hybrid Cath Lab dan MRI. Integrasi layanan asuransi ini diharapkan mampu mempercepat penanganan kasus jantung kompleks bagi masyarakat yang sebelumnya terkendala biaya, mengingat serangan jantung membutuhkan penanganan cepat dalam periode emas (golden period).
Selama masa transisi, operasional rumah sakit akan tetap berada di bawah pengawasan RSUP Dr. Sardjito guna menjamin mutu pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan tetap terjaga.
Sinergi ini ditargetkan mampu menjadikan RS Kardiologi Emirates-Indonesia sebagai rumah sakit rujukan jantung utama di Jawa Tengah yang inklusif bagi seluruh kelompok ekonomi. (ahmad)
