IPOL.ID – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan merampungkan proses identifikasi seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Pesawat tersebut sebelumnya jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan bahwa total 10 korban yang terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang telah teridentifikasi sesuai dengan manifes penerbangan.
“Telah teridentifikasi seluruh korban sebanyak 10 orang, terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang,” katanya, Sabtu (24/1).
Kepala Biddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muh Haris, mengungkapkan bahwa keberhasilan identifikasi ini didasarkan pada kecocokan data post-mortem dan ante-mortem, meliputi sidik jari, data gigi, ciri medis, hingga properti yang dikenakan korban.
“Pemeriksaan melalui sidik jari data gigi, properti, dan ciri medis,” katanya.
Berikut adalah identitas tujuh korban yang baru saja dirilis:
– Andi Dahananto (58): Pilot, asal Tangerang, Banten.
