Dikatakan Hilal Najmi, madrasah memiliki program kepemimpinan dan kepedulian sosial yang terintegrasi dengan isu pembangunan berkelanjutan, di antaranya Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa yang kurikulumnya mengintegrasikan isu-isu pembangunan berkelanjutan. “I-Care menjadi program rutin OSIS tentang kepedulian dan pengabdian masyarakat yang melatih kepekaan sosial siswa secara langsung di lapangan. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler menjadi ruang siswa mengembangkan minat dan bakat,” kata Hilal Najmi.
Keikutsertaan siswa dalam forum global tersebut diharapkannya tidak berhenti pada capaian personal, melainkan memberi pengaruh nyata bagi pengembangan kapasitas siswa lain di madrasah.
“Capaian ini diharapkan menjadi proof of concept bahwa siswa madrasah mampu bersaing secara global. Dampak spesifiknya adalah meningkatnya kepercayaan diri siswa lain untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman, terbentuknya kultur prestasi yang positif, serta pembelajaran sebaya melalui berbagi pengalaman setelah kembali ke tanah air,” pungkas Hilal Najmi. (ahmad)
