Menurut dia, pada gim kedua kondisinya cukup kurang menguntungkan untuk pemain tunggal, yakni bermain dengan angin. “Saya harus ekstra cari akal, cari cara bagimana caranya supaya bisa keluar dari momen itu,” tambahnya.
“Selebrasi cukup meledak-ledak karena lega bisa menyelesaikan pertandingan karena kalau dipaksa sampai gim ketiga, ceritanya mungkin bisa berbeda,” tambahnya.
“Terima kasih untuk teman-teman Indonesia yang hadir datang ke stadion untuk mensupport saya. Mohon dukungannya juga untuk besok di partai final,” harap Jojo.
“Serta terima kasih juga untuk teman-teman dari KBRI Indonesia yang berada di New Delhi atas supportnya, atas dukungannya, dan doanya sampai hari ini,” pungkasnya. (ahmad)
