Korban juga menegaskan bahwa saat kejadian ia mengenakan pakaian tertutup dan kerudung. Ia mengaku masih mengalami syok ketika menceritakan kembali peristiwa tersebut.
Setelah menerima laporan, petugas TransJakarta meminta terduga pelaku untuk turun dari bus. Petugas juga berupaya mendokumentasikan identitas pria tersebut dengan meminta yang bersangkutan membuka masker. Namun, korban menyebut pelaku tidak sepenuhnya menghadap kamera dan hanya membuka masker sebagian.
Korban berharap pihak TransJakarta dapat meningkatkan pengawasan dan menindaklanjuti kasus ini secara serius. Ia menilai kejadian serupa berpotensi dialami penumpang lain yang mungkin belum berani melapor.
Selain itu, korban juga mengimbau masyarakat, khususnya penumpang perempuan, untuk lebih waspada saat menggunakan transportasi umum dan tidak ragu melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan.(Vinolla)
