Yang paling mengejutkan, Nisya bahkan berhasil naik pesawat dan ikut terbang dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta dengan penampilan sebagai pramugari. Ia diketahui membeli tiket penumpang dan diduga disangka sebagai extra crew oleh petugas.
Namun, kecurigaan mulai muncul ketika ia tidak mampu menjawab pertanyaan dasar seputar tugas awak kabin. Identitas yang dibawanya pun dinilai janggal.
“Ini orang bisa onboard karena beli tiket dikira mungkin extra crew, tapi pas ditanya nggak bisa jawab. ID card-nya juga beda sendiri. Pas landing sudah ditunggu avsec,” tulis akun tersebut.
Kasus ini langsung memicu keprihatinan publik, terutama terkait celah keamanan di bandara dan dalam penerbangan.
Sosok Nisya diketahui cukup aktif di media sosial dengan konten bertema pramugari. Salah satu akun TikTok yang diduga miliknya, @callmesyaaa, kerap mengunggah foto dan video mengenakan seragam maskapai penerbangan. Namun, setelah kasus ini viral, akun tersebut dilaporkan menghilang atau telah dihapus.
Usai viral dan menuai kecaman warganet, Nisya (23), perempuan asal Palembang, akhirnya muncul memberikan klarifikasi melalui sebuah video. Ia secara terbuka mengakui bahwa dirinya bukan pramugari dan tidak pernah menjadi bagian dari awak kabin Batik Air maupun maskapai lain di bawah naungan Lion Group.
