IPOL.ID – Hujan yang masih mengguyur sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan tidak berlangsung lama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di banyak daerah, terutama Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari hingga Maret 2026.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026. Periode kemarau diprediksi berlangsung hingga September sebelum hujan kembali turun sekitar Oktober.
“Bulan April sampai September masuk musim kemarau. Musim hujan diperkirakan kembali sekitar Oktober,” ujar Faisal, Rabu (11/2/2026).
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca saat ini masih dipengaruhi fenomena La Nina kategori lemah yang berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah. Namun, fenomena tersebut diperkirakan terus melemah hingga Maret 2026 dan tidak berkembang menjadi La Nina kuat.
Pemantauan dilakukan melalui indikator suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4 Samudra Pasifik. Berdasarkan analisis Climate Outlook 2026, La Nina diprediksi bertahan pada Januari hingga Maret, kemudian beralih ke fase netral pada periode Maret-April-Mei.
