Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh perangkat Desa Sanur Kauh, termasuk Perbekel I Made Ada, serta perwakilan komunitas lingkungan setempat. TPS3R Sekar Tanjung saat ini melayani pengelolaan sampah terpadu bagi sekitar 1.200 rumah tangga dengan kapasitas pengolahan mencapai 3 ton per hari.
Pengelolaan sampah dilakukan melalui sistem pemilahan organik, anorganik, dan residu secara terstruktur. Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos, sementara sampah anorganik bernilai ekonomi seperti botol plastik, logam, dan berbagai jenis kemasan dipilah dan disalurkan kepada pengepul melalui Bank Sampah. Skema ini berkontribusi menekan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ketua TPS3R Sekar Tanjung I Wayan Merta menyampaikan bahwa dukungan sarana dari BNI memberikan dampak nyata terhadap penguatan operasional TPS3R.
“Keberadaan mesin pencacah dan mesin press plastik meningkatkan efisiensi kerja serta kualitas hasil pengolahan, khususnya untuk sampah anorganik yang memiliki nilai jual,” ujarnya.
